Macam-macam Protein Nabati yang Terdapat Pada Sayuran

Macam-macam Protein Nabati yang Terdapat Pada Sayuran

Asupan protein bisa Anda dapatkan dari sayuran atau yang disebut juga dengan protein nabati. Pada artikel ini kami sudah rangkum macam-macam protein nabati yang terdapat dalam sayuran. Setiap harinya, tubuh memerlukan asupan protein yang bisa didapatkan dari produk hewani dan nabati.

Seperti yang kita ketahui, asupan protein banyak didapatkan dari hewan seperti susu, daging dan telur. Tetapi untuk orang yang menjalankan gaya hidup vegan, perlu juga memenuhi kebutuhan protein dari sumber nabati. Protein digunakan oleh tubuh agar bisa membantu memperkuat massa otot.

Selain itu, protein juga memiliki fungsi untuk memperbaiki kerusakan jaringan pada tubuh dan dapat memproduksi hormon serta enzim. Protein memang bisa didapatkan dari dua sumber yang berbeda, yaitu sumber hewani dan nabati.

Protein nabati terkandung dalam berbagai jenis sayuran yang sering dikonsumsi sehari-hari.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah jenis sayuran yang menjadi sumber protein nabati.

Kentang

Satu buah kentang memiliki kandungan sekitar 3 gram protein, vitamin C, potasium, dan serat. Kentang dapat dinikmati dengan cara direbus, dipanggang serta dijadikan menu makanan yang lain.

Jagung

Jagung yang memiliki karbohidrat yang tinggi ternyata juga memiliki kandungan protein nabati yang tinggi. Dengan mengkonsumsi jagung rebus, maka sebagai pengganti nasi bisa membantu pencernaan karena seratnya yang sangat melimpah.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan biasa disebut juga dengan superfood karena dikenal kaya akan kandungan vitamin A, serat dan potasium di dalamnya. Kacang juga banyak memiliki kandungan protein nabati yang tentunya terbaik dan kacang mudah untuk diolah ke berbagai menu makanan.

Brokoli

Perlu diketahui, satu porsi brokoli saja sudah kaya akan kandungan protein nabati dan serat, kedua nutrisi inilah yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan. Itulah mengapa brokoli dijuluki sebagai sayuran super.

Jamur

Jamur bisa dinikmati dengan digoreng ataupun ditumis. Walaupun tidak termasuk dalam golongan sayur dan buah. Namun jamur mempunyai kandungan protein nabati yang tinggi dan bisa membantu untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Bayam

Bayam yang direbus memiliki kandungan protein nabati yang terbilang sangat tinggi, selain protein yang tinggi, bayam juga memiliki kandungan vitamin B kompleks dan vitamin C di dalamnya.

Kembang Kol

Kembang kol bisa menjadi pilihan makanan ketika sedang diet. 100 Gram kembang kol memiliki kandungan sekitar 3 gram protein dan 25 kalori. Selain itu, kembang kol juga kaya akan kandungan magnesium, mangan, kalsium, potassium, dan zat besi di dalamnya.

Kecambah

Perlu Anda ketahui, kecambah kaya akan kandungan serat yang mudah larut di dalam air. Selain itu secangkir kecambah memiliki kandungan sekitar 3,18 gram protein.

Terong

Terong mempunyai rasa umami yang terbilang sangat nikmat. Tekstur terong pun menyerupai daging ayam. Terdapat banyak sekali pilihan mengolah terong yang enak, seperti resep terong goreng crispy, omelet terong, oseng terong atau opor terong.

Buncis

Kacang polong yang dimasak akan memiliki tinggi protein, mempunyai kandungan sekitar 7,25 g per ½ cangkir. Buncis bisa dimakan panas atau dingin, dan sangat serbaguna dengan banyak resep yang tersedia online. Contohnya, bisa ditambahkan ke dalam semur dan kari, atau bisa juga dibumbui dengan paprika dan dipanggang ke dalam oven.

Anda bisa menambahkan hummus, yang terbuat dari pasta buncis, ke dalam sandwich sebagai alternatif mentega yang sehat dan kaya akan kandungan protein.

Nah, itulah macam-macam protein nabati dari sayuran yang perlu Anda ketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *