Cara Cek Keaslian Odometer Mobil Bekas

Cara Cek Keaslian Odometer Mobil Bekas

Membeli mobil bekas harus teliti, karena kondisinya sudah tidak baru dan mungkin mengalami kerusakan. Anda harus bisa cek keaslian odometernya dengan benar. Bila anda tidak paham masalah otomotif, bisa mengajak mekanik profesional. Odometer merupakan keaslian dari jarak tempuh mobil tersebut. banyak penjual yang menutupinya, supaya pembeli tergoda untuk membeli mobil tersebut. berikut ini cara cek keaslian odometer  yang harus anda lakukan,.

Cek Kartu Perawatan Mobil

Cobalah untuk cek kartu perawatan mobil atau kartu pergantian oli. Disana biasanya tertulis catatan service dan angka jarak tempuh mobil. Cocokkan dengan angka yang terdapat di odometer. Jika masih ragu, anda bisa menghubungi bengkel yang bersangkutan dan mengkonfirmasinya langsung. Jika jumlahnya lebih kecil dibandingkan angka yang tercatat di kartu, berarti angka di odometer sudah diputar.

Cek Kondisi Fisik Mobil

Cara selanjutnyan bisa dengan cek kondisi fisik mobil anda. terutama dibagian interior, kaki dan mesin mobil. Karena bagian tersebut yang bisa mencerminkan berapa jarak tempuh yang sudah dilalui. Mobil yang sudah  tua, bagian interiornya akan terlihat pudar, jok pecah dan pedal aus. Apalagi pemilik tidak bisa merawat mobil dengan benar. Kemudian di bagian kakinya, akan terlihat pecah atau aus. Oleh karena itu anda harus cek semua bagian dengan teliti.

Cek Tahun Pembuatan Mobil

Kemudian cek kapan mobil tersebut dibuat. Ini cara mudah untuk mencocokan angka jarak tempuh mobil. Mobil yang digunakan sehari-hari, biasanya menempuh jarak sekitar 20.000 kilometer per tahunnya. Jika mobil tersebut dibuat tahun 2017an, berarti jumlah jarak tempuh tahun ini sekitar 40.000 – 60.000 kilometer. Walaupun terkadang lebih rendah, jika penggunaanya tidak banyak. oleh karena itu, anda harus tanya mobil tersebut digunakan kemana saja.

Selain mengecek ketiga cara diatas, anda bisa cek bagian ban dan bekas congkelan di dashboard mobil. Pastikan odometernya tidak diputar oleh pemiliknya, sehingga memiliki jarak tempuh yang lebih rendah. Karena mobil bekas yang memiliki jarak tempuh sedikit lebih mudah diminati banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *